Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Bupati Tanggamus Saleh Asnawi mengklarifikasi isu viral mengenai kondisi memprihatinkan sekolah kelas jauh di Dusun Batu Nyangka, Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak.
Ia menegaskan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama delapan tahun dan bukan persoalan yang baru terjadi saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Saleh dalam pertemuan bersama awak media di Ruang Rapat Kantor Bupati Tanggamus, Senin (4/5/2026).
”Saya bersyukur ada informasi seperti ini. Tapi perlu dipahami, itu sudah delapan tahun. Jadi bukan terjadi sekarang,” ujar Saleh.
Dalam penjelasannya, Saleh mengungkapkan bahwa keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tantangan utama bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk di sektor pendidikan.
Sebagai solusi, pihaknya tengah mengupayakan pendekatan kepada pemerintah provinsi dan pusat untuk mendapatkan suntikan dana tambahan.
Terkait desakan pembangunan fasilitas di sekolah tersebut, Bupati mengingatkan bahwa seluruh proses perbaikan harus menempuh mekanisme birokrasi yang berlaku. Proses tersebut meliputi kajian, perencanaan, hingga penganggaran sebelum tahap pelaksanaan fisik dapat dilakukan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan segera turun tangan untuk mengevaluasi efektivitas dan kebutuhan riil kegiatan belajar mengajar di kelas jauh Batu Nyangka.
”Kita akan kaji apakah keberadaan kelas jauh tersebut masih diperlukan atau perlu penyesuaian. Yang jelas, pemerintah akan memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Prinsip kami jelas, tidak boleh ada anak di Tanggamus yang tidak sekolah,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Bupati turut mengapresiasi peran media massa yang telah mengangkat isu ini dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi strategis bagi pemerintah daerah.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam konferensi pers tersebut antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Asisten I Sekretariat Daerah, Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.






