Bau Amis Proyek CV Sempurna Jaya Konsorsium di Rehab Gedung DPRD Tanggamus, BANKI Siapkan Laporan ke Kejati!

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ilustrasi

Hariannarasi.com, Tanggamus – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (DPP LSM BANKI) menyatakan akan melaporkan dugaan skandal korupsi pada proyek rehabilitasi gedung DPRD Kabupaten Tanggamus ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. 

Langkah ini diambil menyusul temuan rendahnya kualitas pekerjaan pada proyek senilai hampir Rp3 miliar tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang dikerjakan oleh CV Sempurna Jaya Konsorsium itu menjadi sorotan lantaran kondisi fisik bangunan dinilai tidak sesuai standar dan terkesan asal-asalan, meski progres pekerjaan telah dinyatakan rampung 100 persen.

Kritik publik menguat setelah Tim Administrasi Provisional Hand Over (PHO) tetap menerbitkan berita acara serah terima dokumen pekerjaan. Tim tersebut diketuai oleh Andi Kholil dengan Darsah sebagai sekretaris.

​Dugaan ketidakberesan semakin mencuat setelah Andi Kholil secara terbuka mengakui adanya penerimaan honorarium dalam jumlah besar bagi timnya. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela proses verifikasi akhir proyek melalui sambungan telepon WhatsApp pada Rabu (14/1).

​”Honornya lumayan,” ujar Andi Kholil singkat sembari tertawa saat dikonfirmasi terkait kompensasi tim verifikasi.

Menanggapi keluhan terkait kualitas bangunan, Sekretaris DPRD Kabupaten Tanggamus, Andi Gunawan, memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut bukanlah renovasi total, melainkan perbaikan pada titik-titik tertentu berdasarkan skala prioritas.

​”Tidak semuanya diganti. Fokusnya pada bagian-bagian tertentu saja,” jelas Andi Gunawan.

Namun, penjelasan tersebut justru memicu pertanyaan baru dari masyarakat terkait efisiensi penggunaan anggaran Rp3 miliar yang dianggap tidak sebanding dengan hasil perbaikan di lapangan.

Caption : Sekretaris DPRD Kabupaten Tanggamus Andi Dermawan.
Dugaan Keterlibatan Oknum Dewan

Selain permasalahan teknis, proyek ini juga diterpa isu keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dalam pelaksanaannya.

Isu ini memperkuat indikasi adanya praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam tata kelola anggaran daerah.

Ketua DPP LSM BANKI menegaskan bahwa pihaknya kini tengah merampungkan berkas laporan untuk segera diserahkan ke Kejati Lampung.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan audit menyeluruh dan penyelidikan teknis guna mengungkap potensi kerugian negara dalam proyek tersebut. (tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kedapatan Bawa 10 Butir Ekstasi, Seorang Mahasiswa Ditangkap di Tulang Bawang
Diancam Sajam, Aksi Dua Bocah Kejar Maling Motor di Lampung Timur Terhenti
Niat Lerai Perkelahian COD Ponsel di Teluk Betung, Polisi Ringkus Mahasiswa Bawa Belasan Paket Tembakau Sintetis
Berawal dari Suara Tangisan, Warga Lamtim Dibuat Syok Temukan Plastik Merah Berisi Bayi
Aksi ‘Santuy’ Maling di Panjang, Barang Diunjal Satu-satu, dari Kulkas hingga Kasur!
Mahasiswa BEM se-Lampung Demo, Desak Penghentian Program MBG dan KDMP!
Beri Ultimatum Keras! Mahasiswa Lampung Ancam Gelar Aksi Susulan jika 6 Tuntutan Diabaikan
Demo Mahasiswa di Lampung Diwarnai Aksi Bakar Foto Prabowo, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Bapok
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kedapatan Bawa 10 Butir Ekstasi, Seorang Mahasiswa Ditangkap di Tulang Bawang

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:44 WIB

Diancam Sajam, Aksi Dua Bocah Kejar Maling Motor di Lampung Timur Terhenti

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:29 WIB

Niat Lerai Perkelahian COD Ponsel di Teluk Betung, Polisi Ringkus Mahasiswa Bawa Belasan Paket Tembakau Sintetis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:50 WIB

Berawal dari Suara Tangisan, Warga Lamtim Dibuat Syok Temukan Plastik Merah Berisi Bayi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:39 WIB

Aksi ‘Santuy’ Maling di Panjang, Barang Diunjal Satu-satu, dari Kulkas hingga Kasur!

Berita Terbaru