Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Ratusan masyarakat adat Marga Negara Batin mendatangi Kantor Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, Senin (11/5/2026).
Mereka memprotes pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pekon Kandang Besi yang diduga berdiri di atas tanah hasil swadaya masyarakat adat.37bb25
Aksi berlangsung di halaman kantor kecamatan dengan pengawalan ketat dari Polres Tanggamus, TNI, dan Satpol PP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski sempat tegang, demonstrasi berjalan tertib dan kondusif, masyarakat menuntut pemerintah daerah menghentikan sementara pembangunan gedung tersebut hingga status legalitas lahan jelas.
Mereka juga meminta Bupati Tanggamus mengevaluasi Camat Kotaagung Barat atas dinilai kurangnya komunikasi dengan pihak adat.
Koordinator aksi, Asfin Tarmizi, menyatakan masyarakat tidak menolak program KDMP, tetapi mempersoalkan status lahan. Menurutnya, tanah tersebut dibeli dari hasil urunan masyarakat adat Negara Batin dan sejak awal diperuntukkan sebagai lokasi kantor kecamatan.
“Kami khawatir jika KDMP tidak berjalan, aset tersebut akan menjadi milik Pekon Kandang Besi. Padahal lahan ini dibeli oleh masyarakat adat, bukan oleh pekon,” tegas Asfin.
Dalam musyawarah yang digelar, Kepala Pekon Kandang Besi menyatakan siap membuat surat pernyataan bahwa tanah dan bangunan KDMP bukan merupakan aset pekon.
Inspektur Kabupaten Tanggamus Suhendar Zuber, yang mewakili Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi, menyampaikan bahwa tanah tersebut tetap menjadi aset Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus.
Pemerintah akan menjadwalkan pertemuan lanjutan antara pihak kecamatan, pemerintah pekon, dan tokoh adat untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh. (*)






