Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Warga Panca Warna, Kabupaten Tanggamus, Lampung, terpaksa memperbaiki jalan utama yang rusak parah secara swadaya pada Minggu (10/5/2026).
Langkah pengumpulan dana pribadi (patungan) ini diambil warga lantaran perbaikan dari pemerintah daerah tak kunjung terealisasi meski jalan telah rusak selama bertahun-tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur tersebut sangat dikeluhkan karena dinilai telah menghambat aktivitas ekonomi, membahayakan pengendara, serta menyulitkan akses anak-anak menuju sekolah.
Karena tidak adanya langkah konkret dari pihak berwenang, masyarakat akhirnya berinisiatif bergotong royong menutupi kerusakan jalan agar dapat dilalui.
Salah satu warga RT 14 Panca Warna, Hendi (48), menjelaskan, nisiatif warga ini murni karena keadaan yang memaksa dan mendesak.
Ia menegaskan, langkah swadaya ini tidak lantas menggugurkan tanggung jawab pemerintah terhadap penyediaan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.
“Warga ini terpaksa bergerak sendiri karena terlalu lama menunggu. Jangan sampai pemerintah justru nyaman melihat rakyat menanggung semuanya,” tegas Hendi.
Lebih lanjut, sejumlah warga juga mempertanyakan transparansi alokasi anggaran infrastruktur dari pemerintah daerah.
Mereka merasa kecewa karena warga telah menunaikan kewajiban membayar pajak setiap tahunnya, namun masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaiki fasilitas umum.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk segera turun tangan dan memberikan solusi perbaikan jalan secara permanen.
Warga mengingatkan, jika pembiaran terhadap masalah infrastruktur dasar ini dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. (*)






