Caption : istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Dibawah naungan kubah Masjid Islamic Center Tanggamus, sebuah tradisi kebaikan terus dirawat. Bukan sekadar rutinitas pembagian logistik kemasyarakat Tanggamus, namun aksi Jumat Berkah yang digulirkan oleh jajaran penggerak wanita di Tanggamus ini telah bertransformasi menjadi giat sosial yang mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyatnya.
Dalam sebuah percakapan hangat disela kegiatan, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Siti Mahmudah (sosok yang menjadi motor penggerak aksi ini), mengungkapkan, motivasi utama gerakan ini berawal dari nilai sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, yang jelas pertama adalah kita mencari rida Allah. Kita mengajak Ibu-ibu seluruh Tanggamus, mulai dari Ibu Camat, Ibu Pekon, hingga jajaran PKK untuk bersilaturahmi dan bergotong royong mencari pahala di hari Jumat,” ujar Siti Mahmudah saat dikonfirmasi di Islamic Center, Kotaagung, Jumat (13/2).
Namun, ada misi yang lebih besar dibalik deretan porsi makanan yang disiapkan. Dirinya menyoroti pentingnya edukasi bagi generasi muda. Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sekolah di sekitar lingkungan Islamic Center ditarik minatnya untuk meramaikan masjid dan melaksanakan salat Jumat berjamaah.
Harapannya visioner, yakni menciptakan karakter pemimpin masa depan yang saleh dan salehah. “Siapa tahu diantara sekian banyak anak ini, kelak ada yang menjadi pejabat tinggi yang memiliki karakter kuat dan amanah bagi bangsa kita,” tambahnya, yang langsung diamini oleh para relawan yang hadir.
Berawal dari Inisiasi Menuju Gerakan Masyarakat
Kegiatan yang kini mampu menyediakan 500 hingga 600 porsi setiap minggunya ini tidak muncul begitu saja. Menurutnya program ini awalnya merupakan inisiasi dari Bupati Tanggamus. Namun, seiring berjalannya waktu, estafet kebaikan ini disambut hangat oleh masyarakat luas.
“Alhamdulillah, sekarang bantuan donatur datang dari seluruh lapisan masyarakat. Saya sangat bersyukur masyarakat mau ikut serta dalam kegiatan Jumat Berkah ini,” jelas Mahmudah.
Bersama jajaran Camat dan Pekon, tampak bahu-membahu memastikan setiap porsi terdistribusi dengan baik. Menu yang disajikan pun beragam dan berganti setiap minggunya demi menjaga semangat berbagi.
Doa untuk Tanggamus
Menutup kegiatannya, Ia menyampaikan harapan tulus bagi seluruh warga Bumi Begawi Jejama. Ia berharap semangat berbagi ini tidak pernah padam.
”Harapan saya, terus dan terus berbagi. Semoga seluruh masyarakat Tanggamus selalu diberikan kesehatan, dimurahkan rezekinya, dan mendapatkan barokah dari Allah SWT,” pungkasnya.
Ditengah hiruk-pikuk kesibukan birokrasi, apa yang terjadi di Islamic Center Tanggamus setiap Jumat adalah sebuah pengingat, bahwa kepemimpinan paling efektif seringkali dimulai dari keteladanan dalam berbagi dan kerendahan hati untuk turun langsung ke tengah masyarakat. (*)






