Bangun Perluasan Agro Park Lampung, Rumah dan Kosan Warga Digusur!

- Editor

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Lahan yang digusur atau ditertibkan oleh Pemprov Lampung di Desa Sabah Balau, Lampung Selatan dan Kelurahan Sukarame Baru, Bandar Lampung pada Rabu (12/2) rencananya akan digunakan untuk perluasan PKK Agro Park Lampung. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengatakan, apa yang dilakukan oleh Pemprov Lampung tersebut semata untuk mengamankan aset.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai pengelola negara kami diawasi oleh MCP KPK untuk memastikan aset Pemprov Lampung itu dikuasi dan dimiliki,” ujar Marindo Kurniawan saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan Lampung, Rabu 12 Februari 2025.

Dilanjutkan Marindo, Pemprov Lampung memiliki alas hak atau sertifikat atas lahan yang berada di Sabah Balau dan Sukarame Baru tersebut.

Disinggung penggunaan lahan tersebut ke depan, Marindo Kurniawan menyebut pihaknya berupaya mengamankan aset terlebih dahulu.Setelah itu baru melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai penggunaan lahan tersebut kedepan.

“Berdasarkan tata ruang ini ada hortipark PKK untuk wilayah pertanian dan perkebunan. Kemudian kita juga ada aset yang akan digunakan untuk instansi vertikal mungkin bisa di sana,” tuturnya.

“Tapi di bagian yang kita tertib kan ini bagian dari pengembangan pertanian dan perkebunan untuk lebih detail nanti akan dikembangkan lagi,” imbuhnya

Begitu juga terkait luas lahan, disampaikan Marindo Kurniawan total lahan pemprov di Sabah Balau dan Sukarame Baru ada 65 hektar. “Luas lahan total 65 hektare yang ditertibkan hari ini 6 sampai 7 hektare,” ujar Marindo.

Lanjut Marindo Kurniawan, Pemprov Lampung telah memberikan kuasa untuk melakukan proses hukum yang ada dan ini diawali oleh mitigasi dan analisa tentunya harus dengan humanis.

Terpisah, dari pantauan sekitar pukul 15.00 WIB, lahan aset milik Pemprov Lampung yang ditertibkan tinggal menyisakan puing-puing bangunan yang telah dirobohkan.

Rata-rata bangunan yang mendiami lahan aset pemprov tersebut berupa rumah warga dan kos-kosan, saat ini hanya masih ada satu bangunan yang berdiri kokoh dan tidak dilakukan penertiban.

Bangunan tersebut adalah mushola. Petugas juga memasang pagar dari kawat yang menandakan batas antara tanah milik Pemprov Lampung dan milik warga.

Sementara, salah satu warga yang bernama Derry sempat dibawa dan diseret oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) karena terlibat adu mulut. Ia diseret menjauh dari lokasi penggusuran.

Terlihat juga, aparat berpakaian sipil yang berdiri dibarisan pria berseragam memukul warga setempat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Adat Demo di Kantor Kecamatan, KDMP di Kotaagung Barat Dituding Bangun di Atas Tanah Rakyat!
Miris! Jalanan Hancur Lebur, Protokol Lambar Siapkan Rp880 Juta Cuma Buat Perjalanan Dinas!
Minim Perhatian, Warga Panca Warna Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya
Diikuti 158 Peserta, Pemkab Tanggamus Resmi Buka Seleksi Magang ke Jepang 2026
Puluhan Toko dan Rumah Dibobol Maling, DPRD Tanggamus Desak Aparat Jangan Tinggal Diam!
Tawuran Geng Motor di Bandar Lampung, Pemuda 21 Tahun Tewas Dibacok
Gugur Lawan Curanmor, Ratusan Ojol Lampung Gelar Doa Untuk Bripka Arya Sumpena 
Tembakan Salvo dan Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Bripka Arya, Gugur Ditembak Maling Motor!
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:09 WIB

Warga Adat Demo di Kantor Kecamatan, KDMP di Kotaagung Barat Dituding Bangun di Atas Tanah Rakyat!

Senin, 11 Mei 2026 - 13:32 WIB

Miris! Jalanan Hancur Lebur, Protokol Lambar Siapkan Rp880 Juta Cuma Buat Perjalanan Dinas!

Senin, 11 Mei 2026 - 12:17 WIB

Minim Perhatian, Warga Panca Warna Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya

Senin, 11 Mei 2026 - 11:58 WIB

Diikuti 158 Peserta, Pemkab Tanggamus Resmi Buka Seleksi Magang ke Jepang 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 03:52 WIB

Puluhan Toko dan Rumah Dibobol Maling, DPRD Tanggamus Desak Aparat Jangan Tinggal Diam!

Berita Terbaru