Kelola Hasil Tangkap Ikan Secara Optimal, Pj Gubernur Lampung dan Pj Bupati Tanggamus Resmikan TPI Higienis

- Editor

Minggu, 6 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Pj Gubernur Lampung Samsudin didampingi Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan resmikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis, di Pelabuhan Perikanan Kota Agung, Jumat (4/10).

Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur juga memberikan bantuan makanan tambahan balita stunting, pelayanan posyandu dan pelayanan kesehatan serta bantuan lainnya.

Samsudin menuturkan, dengan peresmian TPI Higienis di Pelabuhan Perikanan Kota Agung, diharapkan pengelolaan hasil tangkapan ikan nelayan akan semakin baik.

“Dengan begitu, pendapatan para nelayan, mulai dari pemasaran atau penjualan ikan, akan semakin meningkat,” kata Samsudin

Selanjutnya, keberadaan gedung TPI Higienis ini, juga diharapkan akan membuat nyaman para pembeli dikarenakan ikan yang dibeli adalah ikan yang berkualitas baik dan higienis serta sangat bermanfaat untuk kesehatan.

“Demikian juga secara pendapatan, TPI ini akan menjadi tempat perputaran ekonomi dan pendapatan bagi Provinsi dan Kabupaten Tanggamus,” kata Samsudin.

Untuk itu, Pj Gubernur mengharapkan TPI ini dapat dikelola dengan baik agar menjadi efek yang besar bagi pembangunan, khususnya di Kabupaten Tanggamus dan Umumnya di Provinsi Lampung.

“Karena potensi laut kita khususnya  Lampung belum dioptimalkan. Potensinya besar karenanya harus kita optimalkan dengan sebaik baiknya,” pungkas Samsudin.

Sementara, Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan mengatakan, kabupaten ini belum optimal memanfaatkan potensi pesisir. Dimana Tanggamus memiliki 202 Km panjang garis pantai Teluk Semaka.

Sementara jika dilihat dari kondisi ekonomi di Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus masih tergolong rendah.

“Nah, ini menjadi koreksi dan upaya kita kedepan bahwa ekonomi Tanggamus itu harus di kontribusi dari Pesisirnya,” ujarnya.

Dilanjutkan, selama ini dari pesisir belum begitu maksimal. Melalui inovasi Gempita (Gerakan Membangun Pesisir Tanggamus), semua aspek ekonomi, sosial hingga tata kelola pemerintahannya ditingkatkan.

“Karena kemiskinan itu bercokol di wilayah pesisir. Adanya TPI Higienis ini, diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap upaya pendapatan masyarakat nelayan,” ungkap Mulyadi Irsan.

Jadi komitmen kecamatan Pesisir dari Kelumbayan, Cukup balak , Limau, Kotaagung Timur, Kotaagung Pusat sampai ke Kecamatan Pematang Sawa harus berikontribusi terhadap ekonomi masyarakat.

“Kita ingin petakan semuanya mempunyai aktivitas, setiap pesisir itu tidak ada yang boleh kosong . Selama ini itu dibiarkan. Karenanya kedepan akan dicari strategi,” ucapnya.

Sementara, kegiatan tersebut dihadiri Sekkab Tanggamus Suaidi, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Ketua TP PKK Tanggamus, sejumlah pejabat provinsi, DPRD, para Kepala OPD, Camat dan elemen masyarakat lainnya. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Bukan Cuma Bisnis Sabu, ‘Duo Sejoli’ di Way Kanan Ternyata Bawa Senpi Rakitan!
Lagi, 26 Siswa SD di Selagai Lingga Lamteng Keracunan Program MBG
Skandal Bansos Pendidikan Tanggamus: BPK Temukan Aliran ‘Uang Terima Kasih’ Rp242,8 Juta ke Pejabat Disdikbud
Pamit Kerja Tapi Tak Kunjung Pulang, Petugas Koperasi Keliling Malah Ditemukan Tewas di Belakang Rumah Warga
Modal Video Call, Pemuda 20 Tahun Kuras Harta Janda di Lampung hingga Rp289 Juta!
Fotografer Tewas dengan 29 Luka Tusuk, Dua Pelaku Diringkus, Ini Kronologi dan Pengakuan Tersangka Nur Hidayat!
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap di Penginapan Bandar Lampung
Bikin Kendaraan Warga Sering Mogok, Gudang Oplosan BBM Subsidi di Lampung Tengah Digerebek Polisi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:19 WIB

Bukan Cuma Bisnis Sabu, ‘Duo Sejoli’ di Way Kanan Ternyata Bawa Senpi Rakitan!

Jumat, 25 September 2026 - 17:06 WIB

Lagi, 26 Siswa SD di Selagai Lingga Lamteng Keracunan Program MBG

Jumat, 25 September 2026 - 15:18 WIB

Skandal Bansos Pendidikan Tanggamus: BPK Temukan Aliran ‘Uang Terima Kasih’ Rp242,8 Juta ke Pejabat Disdikbud

Jumat, 25 September 2026 - 14:20 WIB

Pamit Kerja Tapi Tak Kunjung Pulang, Petugas Koperasi Keliling Malah Ditemukan Tewas di Belakang Rumah Warga

Jumat, 25 September 2026 - 14:13 WIB

Modal Video Call, Pemuda 20 Tahun Kuras Harta Janda di Lampung hingga Rp289 Juta!

Berita Terbaru