Caption : Lukas Enembe diperiksa KPK Terkait Kasus yang Menimpanya.
Hariannarasi.com, Jakarta – Gubernur Nonaktif Papua Lukas Enembe mempunyai kebiasaan jorok dalam hal menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Banyak para tahanan KPK yang lain mengeluhkan dan membuat surat laporan untuk mengadukan Lukas ke KPK terkait kebiasaan jorok tersebut.
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menjelaskan, bahwa dirinya telah menerima surat laporan dari tahanan KPK yang lain untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku. Surat keluhan tersebut diterima KPK dari para tahanan lain terkait terganggunya kebersihan diruang tahanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain kebiasaan jorok yang mengganggu tahanan lain seperti BAB di celana, Lukas juga sulit meminum obat dari RSPAD dan enggan diperiksa oleh tim dokter terkait,” kata Ali, kepada rekan media.
Pengacara Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona mengaku dirinya menerima surat dari 20 tahanan KPK yang berisi tentang keluhan terkait kondisi Lukas Enembe yang sering buang air di celana dan tempat tidur.
“Surat yang kami terima bertanda tangan Jhon Irfan dan 19 tahanan lain yang menyatakan bahwa Lukas Enembe sering melakukan kebiasaan jorok seperti buang air di celana dan tempat tidur serta meludah disembarang tempat,” jelas Petrus.
Bahkan, lanjut Petrus, dalam surat itu para tahanan sudah tidak sanggup lagi melihat kondisi Lukas. Para tahanan meminta agar Lukas dibawa kerumah sakit dengan perawatan yang lengkap melihat kondisi kesehatan yang menurun drastis.
“Saat Delegasi Komnas HAM mengunjungi rutan KPK melihat bapak Lukas Enembe dalam keadaan tanpa busana dan sudah kencing di lorong rangan isolasi,” kata dia. (red)






