Gubernur Mirza Dukung Taksi Listrik Beredar di Lampung

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Wajah transportasi publik di Provinsi Lampung bersiap memasuki era baru yang lebih bersih. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung secara resmi mulai mengarsiteki kehadiran taksi berbasis kendaraan listrik (Electric Vehicle) sebagai moda transportasi masa depan yang ramah lingkungan, dengan titik fokus awal di jantung ibu kota, Bandar Lampung, dan wilayah aglomerasinya.  

​Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar mengikuti tren global, melainkan kebijakan konkret untuk menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan standar pelayanan publik di sektor transportasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Visi kita ke depan adalah menjaga kualitas lingkungan tetap sehat dengan menekan polusi udara. Taksi hijau berbasis listrik ini menjadi salah satu instrumen penting yang kita dorong kehadirannya di Lampung,” ujar Gubernur Mirza usai memimpin rapat percepatan ekosistem kendaraan listrik, Selasa (13/1).

Berdasarkan potret data dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, terdapat celah pasar yang cukup signifikan dalam layanan transportasi taksi.

Dari kebutuhan ideal sebanyak 4.000 unit armada untuk melayani mobilitas masyarakat Lampung, saat ini hanya tersedia sekitar 2.000 unit yang beroperasi, itu pun seluruhnya masih mengandalkan mesin konvensional berbahan bakar fosil.

​Kesenjangan 2.000 unit inilah yang dibidik Pemerintah Provinsi sebagai peluang untuk menginjeksi armada listrik. “Kita punya kebutuhan yang besar. Dari 2.000 unit yang ada sekarang, belum satu pun yang berbasis listrik. Inilah momentum transisinya,” imbuh Mirza.

Akselerasi Infrastruktur: 101 SPKLU pada 2026

Sadar bahwa ketersediaan armada harus sejalan dengan keandalan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Lampung langsung tancap gas menyiapkan ekosistem pendukung. Gubernur menekankan bahwa pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) adalah harga mati sebelum armada listrik dilepas ke jalanan.

​”Logikanya sederhana, infrastruktur pengisian daya harus siap sebelum mobil-mobilnya beroperasi. Ini adalah layanan publik, aspek keandalannya harus terjamin,” tegasnya.

Saat ini, Provinsi Lampung baru memiliki sekitar 40 hingga 45 titik SPKLU. Namun, melalui kolaborasi strategis antara PLN dan sektor swasta.

Target ambisius telah dipatok, menghadirkan 101 unit SPKLU di seluruh penjuru Lampung pada akhir tahun 2026. Prioritas pengembangan akan difokuskan pada wilayah perkotaan yang memiliki intensitas mobilitas tinggi.

​Menariknya, Gubernur Mirza memberikan garis tegas mengenai peruntukan kebijakan ini. Alih-alih digunakan untuk fasilitas birokrasi, akselerasi kendaraan listrik ini diprioritaskan sepenuhnya untuk melayani kebutuhan masyarakat umum.

​”Kehadiran taksi listrik ini murni untuk penguatan layanan transportasi umum bagi warga, bukan sebagai kendaraan dinas,” tandasnya.

Langkah berani Pemprov Lampung ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi sektor transportasi lainnya untuk mulai beralih ke energi bersih, demi mewujudkan visi Lampung yang lebih asri bagi generasi mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu di Bakauheni, Dua Kurir Modifikasi Sasis Mobil
Pekerja Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Mulai Disiapkan Pusat, Disnaker Lampung: Tunggu Juknis
Kerap Peras Pengguna Jalan di Jalur Suoh, Residivis Kasus Pembunuhan Ditembak Polisi
Kedok Program MBG, Penyelundupan 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Digagalkan di Tol Tulang Bawang
Punya Tangki Ganda dan 5 Barcode Rahasia di HP, Aksi Kuras Solar Subsidi di Bukit Kemuning Berakhir Diringkus Polisi
HGU PT PAL Berakhir, Kok Malah Rusuh? Ini Alasan Mengapa Konflik Lahan di Mesuji Membara!
Kasus Pengancaman Kades Ogan Jaya: Polres Lampung Utara Tetapkan dan Tahan 2 Tersangka!
Karhutla TN Way Kambas Masuki Hari ke-14, Api di Lahan Gambut Belum Berhasil Dipadamkan! 
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu di Bakauheni, Dua Kurir Modifikasi Sasis Mobil

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Pekerja Siap-Siap! BSU Rp900 Ribu Mulai Disiapkan Pusat, Disnaker Lampung: Tunggu Juknis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Kerap Peras Pengguna Jalan di Jalur Suoh, Residivis Kasus Pembunuhan Ditembak Polisi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Kedok Program MBG, Penyelundupan 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Digagalkan di Tol Tulang Bawang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Punya Tangki Ganda dan 5 Barcode Rahasia di HP, Aksi Kuras Solar Subsidi di Bukit Kemuning Berakhir Diringkus Polisi

Berita Terbaru