Dibawah Kepemimpinan Bupati Saleh, Rekor PAD Tanggamus Pecah: Tembus Rp134,8 Miliar!

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Sejarah seringkali lahir dari keberanian mengambil keputusan sulit. Bagi Kabupaten Tanggamus, tahun 2025 bukan sekadar penanda, melainkan tonggak sejarah fiskal yang belum pernah terjadi sejak daerah ini berdiri puluhan tahun silam.   

Di bawah nakhoda Bupati Drs. H. Muhammad Saleh Asnawi dan Wakil Bupati Agus Suranto, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanggamus mencatatkan angka yang selama ini dianggap “mitos,” menembus angka Rp134,8 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka realisasi tersebut melampaui target yang dipatok sebesar Rp130,1 miliar. Secara matematis, capaian di atas 102 persen ini adalah sebuah anomali positif di tengah tantangan ekonomi daerah.

Namun, lebih dari sekadar statistik, keberhasilan ini merupakan jawaban telak atas skeptisisme publik saat pemerintah daerah memutuskan untuk memisahkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Dahulu, penggabungan kedua fungsi ini dinilai membebani kerja birokrasi. Kini, pasca pemisahan, Bapenda membuktikan bahwa spesialisasi dan fokus kerja adalah kunci utama dalam mendulang pundi-pundi daerah.

Jika kepemimpinan Saleh Asnawi-Agus Suranto adalah kompasnya, maka Plt. Kepala Bapenda Tanggamus, Maradona, adalah mesin penggeraknya. Sosok birokrat muda ini tampil sebagai figur sentral yang mampu menerjemahkan visi pimpinan ke dalam skema kerja terukur.

“Capaian ini bukan sekadar keberuntungan. Ini adalah hasil dari perbaikan sistem secara fundamental dan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat,” ujar Maradona dalam keterangan persnya.

Ia menekankan, bahwa lonjakan Pajak Daerah yang menyentuh 105,22 persen serta peningkatan signifikan pada sektor PBB-P2 adalah buah dari edukasi pajak yang berkelanjutan serta kemudahan akses pembayaran bagi warga hingga ke tingkat pekon (desa).

Keberhasilan yang diraih dalam usia kepemimpinan yang belum genap satu tahun ini turut memantik apresiasi dari jajaran eksekutif. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Hendra Wijaya Mega, menyebut prestasi ini sebagai sinyal kuat menuju kemandirian fiskal.

“Ini prestasi yang melampaui ekspektasi. Dalam waktu singkat, Bapenda mampu menjawab tantangan pendapatan dengan sangat baik. Tata kelola keuangan kita kini bergerak ke arah yang lebih sehat dan profesional,” kata Hendra.

​Loncatan PAD tahun 2025 ini secara otomatis menaikkan standar kerja bagi birokrasi di Tanggamus. Publik kini menanti, apakah rekor ini akan menjadi standar baru yang terus meningkat, atau sekadar puncak sesaat.

Namun satu hal yang pasti, Tanggamus kini telah memasuki era baru. Era di mana data berbicara lebih keras daripada janji, dan di mana sinergi antara ketegasan pimpinan serta kecakapan teknis birokrasi mampu memecahkan kebuntuan yang telah bertahan selama puluhan tahun. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ini Kronologi Napi Rutan Kota Agung Asal Pringsewu yang Tewas, Sempat Sesak dan Nyeri Ulu Hati
Miris! Gara-gara Hawa Nafsu, Kakek 74 Tahun di Lampung Selatan Cabuli ODGJ di Gudang Masjid
Satresnarkoba Operasi di Mesuji Timur, Bekuk 2 Pria, 230 Pil Ekstasi dan Sabu Diamankan
ALLAME Gelar Konsolidasi di Unila, Bahas 7 Isu Nasional dan Siapkan Aksi
Sempat Dijemput Paksa Polres Tanggamus, Ternyata Status Hukum Influencer Rohadi Masih Saksi!
Bongkar Pabrik Ekstasi Rumahan di Tulang Bawang, Polisi Sita Alat Cetak Berlogo ‘Ironman’
Gerebek Kontrakan Tengah Malam di Bandar Lampung, Polisi Bekuk Pengedar Sabu Modus Mapping Lokasi
Miris! 55 Persen Jalan di Tanggamus Rusak, Anggaran Cuma Rp20 Miliar, Kebutuhan Capai Rp1,56 Triliun
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Ini Kronologi Napi Rutan Kota Agung Asal Pringsewu yang Tewas, Sempat Sesak dan Nyeri Ulu Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Miris! Gara-gara Hawa Nafsu, Kakek 74 Tahun di Lampung Selatan Cabuli ODGJ di Gudang Masjid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Satresnarkoba Operasi di Mesuji Timur, Bekuk 2 Pria, 230 Pil Ekstasi dan Sabu Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:32 WIB

ALLAME Gelar Konsolidasi di Unila, Bahas 7 Isu Nasional dan Siapkan Aksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Sempat Dijemput Paksa Polres Tanggamus, Ternyata Status Hukum Influencer Rohadi Masih Saksi!

Berita Terbaru