Pemprov Lampung dan Unila Berkolaborasi, Bangun Pemberdayaan Wanita Melalui Tata Kelola Limbah

- Editor

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Penjabat (Pj) Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Maidawati Retnoningsih, menghadiri kegiatan senam bersama sekaligus membuka kegiatan “Pelatihan Ecoprint Enzyme dan Turunannya. Pemberdayaan Perempuan dalam Mengurangi Limbah Sampah Rumah Tangga untuk Membangun Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga.

Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ibu ke-96 yang diselenggarakan melalui kolaborasi Universitas Lampung (UNILA) dan Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forkopimda. Kegiatan berlangsung di lapangan belakang Kantor Rektorat UNILA. Senin, (9/12).

Dalam sambutannya, Maidawati Retnoningsih menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan bertema:

“Jejaring Kerjasama Antara Institusi Pendidikan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemangku kepentingan melalui Pemberdayaan Perempuan untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga dan Membangun Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga melalui Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme dan Turunannya.”

Maidawati menggarisbawahi bahwa permasalahan sampah organik merupakan tantangan besar bagi lingkungan, dengan 60% sampah organik setiap harinya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah ini tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga menurunkan tingkat daur ulang plastik dan meningkatkan risiko ledakan di TPA. Selain itu, sampah organik menghasilkan gas metana yang berkontribusi pada efek rumah kaca dan pemanasan global.

“Eco Enzyme adalah solusi sederhana dan efektif untuk permasalahan ini. Cairan hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayuran ini memiliki banyak manfaat, mulai dari pupuk organik, pestisida alami, hingga pembersih rumah tangga. Dengan eco enzyme, kita tidak hanya mengurangi volume sampah organik, tetapi juga menciptakan produk bernilai guna yang mendukung ketahanan ekonomi rumah tangga,” ungkapnya.

Maidawati mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam pembuatan dan pemanfaatan eco enzyme serta menyebarluaskan pengetahuan ini kepada keluarga dan masyarakat.

“Pelatihan eco enzyme ini, mari kita bersama-sama wujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNILA, Lusmeilia Afriyani, menegaskan komitmen Universitas Lampung dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta tujuan ke-13 tentang aksi terhadap perubahan iklim.

“Pelatihan ini adalah langkah nyata untuk menjawab tantangan pengelolaan limbah organik yang semakin mendesak. Eco enzyme bukan hanya inovasi, tetapi juga solusi sederhana, efektif, dan berdampak besar dalam pengelolaan limbah rumah tangga serta pelestarian lingkungan,” katanya.

Lusmeilia mengajak para peserta, khususnya ibu-ibu DWP UNILA, untuk menjadi agen perubahan.

“Saya berharap ilmu yang didapat dari pelatihan ini dapat diterapkan di rumah, komunitas, maupun lingkungan kampus. Mari jadikan gerakan eco enzyme sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan PKK dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Dharma Wanita OPD Provinsi Lampung. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memberdayakan perempuan untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan ekonomi masyarakat. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh
Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram
Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!
Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!
Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  
Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat
Gara-gara Suara Motor Bising, Pria di Tanggamus Tembak Atap dan Bacok Tetangga Pakai Samurai
Bukan Pakai Dana Desa, Tapi Patungan Rp15 Miliar! Warga di Lampung Timur Bangun Jalan Sendiri Secara Gotong Royong
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat

Berita Terbaru