Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Aliansi Lampung Melawan (Allame) menggelar konsolidasi lintas mahasiswa dan organisasi di Balai Rektorat Universitas Lampung (Unila), Kamis (22/10).
Konsolidasi tersebut diinisiasi secara kolektif oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unila untuk menyatukan pandangan terhadap sejumlah isu nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua BEM Unila, Aditya Putra Bayu, mengatakan forum ini disiapkan sebagai ruang diskusi untuk mematangkan kajian sebelum gerakan lanjutan dilakukan.
“Konsolidasi ini diharapkan menjadi ruang diskusi yang dinamis, dengan kajian dan pembahasan yang matang agar gerakan yang dilakukan memiliki tujuan serta capaian yang jelas,” kata Aditya.
Ia menegaskan aksi yang akan digelar tidak akan dilakukan tanpa target yang terukur. “Pada aksi kali ini kita tidak mau main-main lagi, kita tidak mau aksi yang tidak ada capaian yang jelas,” tegasnya.
Konsolidasi dihadiri mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Lampung, di antaranya Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Universitas Bandar Lampung (UBL), dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung dan unsur masyarakat umum turut hadir.
Dalam forum tersebut, disepakati tujuh poin isu utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni:
1. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
2. Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM)
3. Evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG)
4. Kebijakan Koperasi Desa (Kopdes)
5. Besarnya jumlah anggota Kabinet Merah Putih
6. Fenomena pelantikan pejabat
7. Kompetensi para menteri.
Aditya menyebut, gerakan lanjutan akan digelar dalam waktu dekat bertepatan dengan momentum dua tahun pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober.
Sebelum aksi tersebut, Allame akan menggelar konsolidasi lanjutan pada Sabtu (24/10) pukul 15.00 WIB di Museum Lampung. Jadwal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama peserta konsolidasi.
Aditya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam konsolidasi lanjutan tanpa terbatas pada kalangan mahasiswa. (*)






