Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang meletuskan tembakan ke warga usai aksinya dipergoki di Kalideres, Jakarta Barat, ditangkap di Lampung.
Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut satu pelaku terkait laporan polisi (LP) di Polsek Kalideres dan satu pelaku lainnya terkait LP di Polres Metro Jakarta Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya benar. Tapi yang di kami (LP di Polsek Kalideres), satu pelaku yang ditangkap. Satu pelaku LP di Polres Jakbar,” kata Rihold melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (13/10/2026).
Rihold mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim Reskrim melakukan penyelidikan dengan menyisir rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi.
“Untuk proses selanjutnya, kami masih berkoordinasi dengan Polres,” ujarnya.
Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi juga membenarkan penangkapan dua pelaku curanmor bersenjata api tersebut.
“Yang di penembakan di Kalideres, pelakunya sudah ditangkap dua orang. Nanti kami sampaikan detailnya,” kata Nasriadi.
Peristiwa pencurian disertai penembakan itu terjadi di Jalan Waru Raya, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (1/10/2026). Aksi pelaku terekam CCTV dan videonya viral di media sosial Instagram @warga.jakbar.
Dalam rekaman, dua pelaku berboncengan sepeda motor memantau situasi sekitar, satu pelaku mengenakan jaket ojek online.
Pelaku yang dibonceng mengenakan jaket hitam masuk ke rumah korban dan membawa kabur sepeda motor yang terparkir dengan menggunakan kunci leter T.
Aksi tersebut dipergoki pemilik kendaraan yang kemudian berteriak. Warga sekitar sempat mengejar pelaku, namun pelaku diduga meletuskan tembakan.
“Dua orang yang diduga sebagai pelaku terekam kamera CCTV saat berada di sekitar lokasi pada Rabu (1/10/2026). Dalam kejadian tersebut, terduga pelaku diduga bawa senpi,” tulis akun @warga.jakbar, dikutip Jumat (2/10/2026).
Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan terkait kasus tersebut. (*)






