Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Utara – Dugaan pemerasan oleh oknum polisi di Pos Polisi Bundaran Tugu Payan Mas, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, viral di media sosial.
Peristiwa itu diungkap akun Facebook Garin Yoginta dalam grup Berita Di Wilayah Lampung. Dalam unggahannya, ia mengaku bersama temannya diperas saat melintas di kawasan tersebut usai mengisi bahan bakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam postingannya yang disertai foto Pos Polisi dan Tugu Payan Mas, korban menceritakan kronologi kejadian.
Bermula saat ia dan rekannya selesai mengisi bensin di SPBU, tiba-tiba dikejar oleh seorang petugas menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox dan diminta berhenti.
Padahal, menurut pengakuan korban, surat-surat kendaraannya lengkap. Namun oknum tersebut tetap mencari-cari kesalahan dengan tujuan meminta uang damai.
“Awal dimintai 1 juta kalau tidak motor di tahan, setelah bernegosiasi kami hanya sanggup membayar sebesar 600 ribu rupiah,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, dikutip Selasa (13/10).
Korban juga menyebut sempat merekam kejadian tersebut, namun oknum polisi itu memintanya untuk menghapus video.
Ia menegaskan uang yang diberikan merupakan uang berobat dan berharap ada tindak lanjut dari pimpinan kepolisian. Unggahan tersebut pun menandai akun @polreskotabumi Polres Lampung Utara.
Fenomena ini memicu reaksi luas. Di kolom komentar postingan tersebut, banyak warganet lain mengaku memiliki pengalaman serupa di lokasi yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Lampung Utara terkait dugaan pemerasan oleh oknum yang bertugas di Pos Polisi Bundaran Kotabumi tersebut. (*)






