Viral Pemukulan di Acara Musik, Anggota DPRD Lampung Barat dan 2 Warga Sepakat Damai 

- Editor

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Barat – Perselisihan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Prayitno, dengan Wendi Firnando dan Jevi Andrian terkait keributan dalam acara musik di Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam, diselesaikan secara kekeluargaan.

Kesepakatan damai dicapai melalui musyawarah yang digelar di kediaman Abdul Rasyid, Selasa malam (20/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perdamaian tersebut menjadi perkembangan terbaru dari keributan yang terjadi di kediaman Supriadi, Pekon Manggarai, Lampung Barat, Minggu malam (18/10/2026).

Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah video keributan di atas panggung musik beredar di media sosial.

Dalam pertemuan Selasa malam, ketiga pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan. Perdamaian disebut merupakan hasil kesepakatan bersama tanpa tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun.

“Kami mengadakan kesepakatan damai atas terjadinya kesalahpahaman yang terjadi di Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam,” ujar Prayitno.

Ia menegaskan keputusan tersebut merupakan kesepakatan seluruh pihak yang terlibat.

“Malam hari ini kami melaksanakan kesepakatan damai, tidak ada unsur pemaksaan. Kami sepakat untuk saling memaafkan,” tambahnya.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat Edi Novial, anggota DPRD Untung, Sekretaris Lurah Pajar Bulan, keluarga Prayitno, keluarga Wendi Firnando dan Jevi Andrian, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, dan Bhabinkamtibmas Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam.

Sebelumnya, Prayitno memberikan klarifikasi terkait kedatangannya ke lokasi acara. Ia menyebut kedatangannya bertujuan membantu mengoordinasikan keamanan.

Ia mengaku tersinggung karena tidak mendapat kesempatan menyampaikan imbauan keamanan saat musik DJ masih dimainkan. Ia juga membantah datang untuk mencari kesempatan tampil di atas panggung.

Sementara itu, perwakilan AuthaBarayaMusic.Event_Lampung, Daru, sebelumnya menyebut salah seorang kru yang bertugas sebagai pembawa acara atau master of ceremony (MC) menjadi korban dalam insiden tersebut.

Menurut keterangannya, korban telah menjalani visum dan melaporkan kejadian ke Polsek Sumber Jaya.

Pihak penyelenggara juga menyampaikan adanya dugaan kerusakan sejumlah peralatan hiburan akibat keributan.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, perselisihan antara ketiga pihak diselesaikan secara kekeluargaan melalui musyawarah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPJN Anggarkan Rp11 Miliar, Perbaiki 13 Ruas Jalan di Kota Bandar Lampung
Polda Lampung Petakan Kampung Narkoba, Kerahkan Seluruh Personel Polres dan Polresta
Modal Kunci T, Tekab 308 Polda Lampung Ringkus Spesialis Curanmor 4 TKP
Diduga Gelapkan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Diperiksa Polda
Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!
Dari Gubuk Sawit Sampai Karaoke Bandar Jaya, Polisi Gerebek dan Sita 7,4 Gram Serta 15 Bong!
Dituding Gila Panggung, DPRD Lambar Prayitno Ngaku Emosi Karena Musik DJ Tak Mau Berhenti
NGERI! Aksi Jambret di Way Huwi Bawa Kabur 2 HP, Sempat Bawa Anak-anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Viral Pemukulan di Acara Musik, Anggota DPRD Lampung Barat dan 2 Warga Sepakat Damai 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:43 WIB

BPJN Anggarkan Rp11 Miliar, Perbaiki 13 Ruas Jalan di Kota Bandar Lampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Polda Lampung Petakan Kampung Narkoba, Kerahkan Seluruh Personel Polres dan Polresta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Diduga Gelapkan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Diperiksa Polda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!

Berita Terbaru