Pintu Terkunci, Panggilan Tak Dijawab! Septian Dobrak Pintu Rumah, Temukan Ortu dan Adik Tewas di Tulang Bawang

- Editor

Sabtu, 10 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Septian, anak pertama korban pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang. 

Hariannarasi.com, Tulang Bawang – Tragedi pembunuhan sadis menimpa satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Tiga korban tewas terdiri dari Rahmat (69), istrinya Hasanah (56), dan putri mereka Devny Kishela Putri (14).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin (5/10/2026) tersebut terungkap setelah anak pertama korban, Septian, mengecek kediaman orang tuanya sekitar pukul 08.00 WIB usai menerima laporan kecurigaan dari adiknya.

​Kecurigaan bermula saat rumah korban masih tertutup rapat hingga pagi hari. Padahal, Rahmat biasanya rutin memberi makan ayam serta menyapu halaman setelah salat Subuh, sementara istri dan anaknya bersiap untuk bekerja dan sekolah.

​”Saya masuk dengan rasa campur aduk karena sudah melihat darah. Saya masuk ke kamar Ayah dulu, ternyata kosong,” ujar Septian saat menceritakan kronologi penemuan jenazah, Jumat (9/10/2026).

​Septian menemukan ibu dan adiknya terbaring bersimbah darah di kamar, sementara jasad ayahnya ditemukan di bawah lemari.

Sebelum menemukan jenazah, ia juga mendapati satu unit sepeda motor milik keluarga telah hilang dan terdapat bercak darah kering di area dapur.

Keluarga korban langsung menghubungi ketua RT, lurah, dan kepolisian setempat untuk mengevaluasi lokasi kejadian.

​Pelaku pembunuhan teridentifikasi bernama Ahmad Fathony (35), yang merupakan adik kandung dari korban Hasanah dan selama ini tinggal bersama para korban.

​Petualangan pelaku berakhir setelah aparat kepolisian melumpuhkannya di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Kabupaten Lampung Timur.

Polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak mati pelaku karena melakukan perlawanan dan menyerang petugas saat proses penangkapan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hantam Pringsewu dalam Sehari, Kerugian Tembus Ratusan Juta!
Aktivitas Erupsi Meningkat Tajam, Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat!
Tragis! Pria Disabilitas di Lampung Timur Dipukul Pingsan dan Dirampok, Uang Rp 5 Juta Raib
Dari Gerobak ke Ruko Dua Lantai, Agen BRILink Kembangkan Usaha dengan Pembiayaan dari BRI Panjang Rp250 Juta
BRI Unit Kota Karang Bantu Sohari Tinggalkan Jualan Keliling, Kini Usahanya Tumbuh Jadi Toko Grosir
Buron Sebulan, Pelaku Penusukan di Way Kanan Ditangkap, Ada 7 Tusukan di Leher hingga Kepala
Polsek Sukarame Gagalkan Tawuran SMK Gajah Mada vs SMK 2 Mei, 6 Pelajar Bawa Celurit Diringkus!
Ngeyel Abaikan 2 Kali Teguran, Lahan 544 m² di Bandar Lampung Akhirnya Dieksekusi Paksa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Kebakaran Hantam Pringsewu dalam Sehari, Kerugian Tembus Ratusan Juta!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Aktivitas Erupsi Meningkat Tajam, Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Tragis! Pria Disabilitas di Lampung Timur Dipukul Pingsan dan Dirampok, Uang Rp 5 Juta Raib

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Dari Gerobak ke Ruko Dua Lantai, Agen BRILink Kembangkan Usaha dengan Pembiayaan dari BRI Panjang Rp250 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

BRI Unit Kota Karang Bantu Sohari Tinggalkan Jualan Keliling, Kini Usahanya Tumbuh Jadi Toko Grosir

Berita Terbaru