Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tulang Bawang – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mendesak aparat penegak hukum menindak tegas pihak yang mendalangi pembakaran lahan di Kabupaten Tulang Bawang.
Pembakaran tersebut menghasilkan asap pekat yang memicu kecelakaan beruntun di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden tabrakan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan tersebut terjadi di Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala, Tulang Bawang, Selasa (6/10) sekitar pukul 13.35 WIB.
Jarak pandang pengemudi terganggu akibat kabut asap tebal yang membumbung dan menutup seluruh badan jalan.
Wahrul menilai, aktivitas pembakaran lahan bukan sekadar masalah perusakan lingkungan, melainkan sudah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Ia menyayangkan tindakan tersebut tetap terjadi di tengah masifnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
”Semua pihak sedang bergotong royong, bersatu padu untuk memastikan tidak ada karhutla. Namun, di sisi lain ada produksi pembakaran yang sangat tidak memberikan contoh dan menyebabkan banyaknya rangkaian kecelakaan di jalan lintas,” ujar Wahrul.
Ia menegaskan bahwa regulasi daerah yang pernah memberi ruang untuk pembakaran lahan telah resmi dicabut.
Oleh karena itu, segala bentuk pembakaran lahan saat ini merupakan tindakan ilegal dan tidak dapat dibenarkan.
Guna mencegah kejadian serupa, pihaknya meminta kepolisian dan instansi terkait segera mengusut tuntas sumber api dan memproses hukum para pihak yang bertanggung jawab.
”Penegak hukum harus betul-betul turun untuk mengevaluasi dan menindak tegas aktor pelaku pembakaran,” tegasnya. (*)






