Dari Kunci T hingga Aksi Kekerasan, Polresta Bandar Lampung Bongkar 34 Kasus Kejahatan Jalanan

- Editor

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung –Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung berhasil mengungkap 33 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 34 tersangka selama pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 2026.

Operasi penindakan ini berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 10 hingga 23 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Herbin Sianipar, menyatakan operasi tersebut secara khusus menyasar tiga jenis tindak pidana, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

​”Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau tahun 2026, Polresta Bandar Lampung telah berhasil mengungkap 33 kasus dengan total 34 orang tersangka yang diamankan,” jelas Kombes Pol Herbin dalam konferensi pers, Selasa (2/9/2026).

​Rincian Kasus dan Status Tersangka

​Dari 34 tersangka yang ditangkap, sebanyak 14 orang merupakan Target Operasi (TO) kepolisian, sementara 20 orang lainnya adalah hasil pengembangan (non-TO). Berikut adalah rincian kasus dan keterlibatan para pelaku:

  • ​Curat: 20 kasus dengan 20 tersangka.
  • ​Curanmor: 10 kasus dengan 11 tersangka.
  • ​Curas: 3 kasus dengan 3 tersangka.

​Barang Bukti dan Modus Operandi

​Dalam operasi tersebut, jajaran kepolisian menyita sejumlah barang bukti yang digunakan maupun yang dihasilkan dari kejahatan, meliputi:

  • ​8 unit sepeda motor
  • ​1 unit kendaraan roda enam (truk boks)
  • ​2 set kunci letter T
  • ​1 buah linggis

​Kombes Pol Herbin mengungkapkan, kejahatan curanmor didominasi oleh modus konvensional, yakni merusak kunci stang kendaraan menggunakan kunci T.

​Di sisi lain, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, menyoroti kekerasan dalam kasus curas.

Menurutnya, para pelaku perampasan ini beraksi dengan cara berboncengan, memepet, dan memukul korban sebelum merampas barang berharga.

​”Motif utama para pelaku melakukan kejahatan ini adalah desakan ekonomi. Sebagian besar kendaraan hasil curian tersebut dijual oleh pelaku ke wilayah Lampung Timur dan ke luar daerah,” pungkas Kompol Gigih. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh
Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram
Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!
Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!
Toko di Tanjung Senang Diperas Oknum Berkedok Keamanan, Minta Rp150 Ribu!  
Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat
Gara-gara Suara Motor Bising, Pria di Tanggamus Tembak Atap dan Bacok Tetangga Pakai Samurai
Bukan Pakai Dana Desa, Tapi Patungan Rp15 Miliar! Warga di Lampung Timur Bangun Jalan Sendiri Secara Gotong Royong
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ngaku Dirampok di Bypass, Pria Bandar Lampung Ternyata Habiskan Rp40 Juta Uang Istri Buat Selingkuh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Polisi Gerebek Rumah di Pekon Tekad, Ciduk Pria 29 Tahun Beserta Sabu 0,14 Gram

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Polda Lampung Ultimatum Pengelola Hiburan Malam Terkait Narkoba, Ancam Sikat Pengelola!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pj Peratin Kembahang Diduga Koordinir Setoran Pengamanan Dana Desa di Lampung Barat

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB