Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Wakil Gubernur Jihan Nurlela meningkatkan intensitas pengawasan di sejumlah pasar tradisional dan modern di wilayah Lampung.
Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok serta menjamin kualitas pangan yang beredar di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wagub Jihan menyatakan, pemantauan lapangan ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar dan mencegah praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Selain harga, tim juga fokus memeriksa kelayakan konsumsi produk pangan, termasuk masa kedaluwarsa dan kandungan bahan berbahaya.
“Kami ingin memastikan bahwa stok pangan tersedia dalam jumlah yang cukup dan harganya tetap terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, aspek keamanan pangan menjadi prioritas agar warga mendapatkan produk yang berkualitas,” ujarnya, rabu (4/3).
Berdasarkan hasil pemantauan terkini, sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan aneka cabai terpantau masih dalam kondisi stabil, meski terdapat fluktuasi kecil pada beberapa barang tertentu.
Pemprov Lampung berkomitmen akan terus melakukan koordinasi dengan distributor dan pedagang besar untuk menjaga rantai pasok tetap lancar.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran, baik berupa permainan harga maupun penjualan pangan yang tidak layak, Pemprov Lampung menegaskan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Wagub Jihan.
Pengawasan intensif ini diharapkan dapat menekan laju inflasi daerah dan memberikan rasa aman bagi konsumen di seluruh wilayah Provinsi Lampung. (*)






