Gelar Konsolidasi di Rektorat Unila, Aliansi Mahasiswa Lampung Tuntut Prioritas Pendidikan dan Kesehatan

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Aliansi Mahasiswa Lampung yang dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menuntut pemerintah untuk memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan. 

Pernyataan sikap ini dihasilkan dalam konsolidasi yang berlangsung di Balai Rektorat Universitas Lampung (Unila), Minggu (15/2). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BEM Unila, Aditya Putra Bayu, menyatakan bahwa konsolidasi tersebut menghasilkan sembilan poin tuntutan ke pemerintah.

Fokus utama gerakan ini adalah mendesak pemerintah agar tidak mengeluarkan kebijakan yang merugikan tenaga pendidik (guru) serta menjamin hak dasar masyarakat di sektor kesehatan dan pendidikan.

​”Kami aliansi mahasiswa menuntut pemerintah untuk tidak mencederai guru, kemudian memprioritaskan pendidikan dan kesehatan. Itu garis besarnya,” ujar Aditya.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mengusung isu utama bertajuk “Gelap Gulita Pendidikan Indonesia.” Tagline ini merupakan respons terhadap berbagai masalah pendidikan di daerah, termasuk kasus di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi perhatian serius para aktivis mahasiswa.

​Selain isu nasional, aliansi juga menyoroti permasalahan lokal di Bandar Lampung. Mereka mendesak agar siswa SMA Siger segera dipindahkan ke sekolah dengan legalitas resmi demi menyelesaikan konflik administratif yang selama ini terjadi.

Aditya menambahkan, gerakan ini merupakan langkah mitigasi untuk mencegah krisis pendidikan meluas ke daerah lain, khususnya Lampung, sekaligus sebagai upaya mengawal visi Indonesia Emas 2045.

Aliansi Mahasiswa Lampung dijadwalkan akan menggelar konsolidasi lanjutan pada Selasa (17/2) pukul 15.30 WIB di lokasi yang sama. Pihak BEM juga membuka kemungkinan untuk melakukan aksi turun ke jalan jika gelombang dukungan terus meningkat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Diduga Berbeda dari Alumni Lain, Rektor UGM Buka Suara Soal Detail Ijazah S1 Jokowi
Waspada Erupsi Susulan Anak Krakatau, Pemprov Lampung Mendadak Batalkan Sekolah Tatap Muka
Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!
Mahasiswa Baru Diduga Jadi Korban Kekerasan, Pelaksanaan PBAK UIN RIL Banjir Kecaman
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 

Senin, 14 September 2026 - 20:00 WIB

Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus

Jumat, 11 September 2026 - 13:55 WIB

Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

Diduga Berbeda dari Alumni Lain, Rektor UGM Buka Suara Soal Detail Ijazah S1 Jokowi

Berita Terbaru