Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Sebuah mobil angkutan pedesaan (angdes) terperosok ke dalam sungai setelah jembatan gantung yang dilintasinya miring dan putus sling di Jati Agung, Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Senin (9/2) sekitar pukul 18.00 WIB.
Dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa tersebut diduga kuat akibat kendaraan mengangkut muatan yang melebihi kapasitas beban jembatan. Angdes yang dikemudikan oleh Sadin, warga Pekon Way Jaha, diketahui membawa sekitar 12 orang penumpang yang mayoritas merupakan ibu-ibu usai menghadiri sebuah undangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, saat kendaraan berada di tengah jembatan gantung, konstruksi jembatan tiba-tiba tidak mampu menahan beban kendaraan hingga akhirnya sling jembatan putus dan kendaraan terjun ke aliran sungai.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh warga sekitar dan dilaporkan hanya mengalami luka-luka ringan. Namun, kendaraan mengalami kerusakan dan posisi mobil berakhir di tengah aliran sungai.
Kapolsek Pugung, Ipda Dr. Agustri Kurniawan, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Benar ada kejadian tersebut, mobil membawa satu keluarga dan saat ini pihak kami masih dalam proses pendataan,” ujar Ipda Agustri saat dikonfirmasi.
Dampak dari ambruknya jembatan Jati Agung ini menyebabkan akses transportasi warga dari Pekon Banjar Agung Ilir menuju Pekon Pungkut terputus total.
Jembatan tersebut merupakan jalur terdekat antarpekon yang sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu. Kini, warga terpaksa melintasi rute yang lebih jauh melalui Pekon Tanjung Heran untuk menuju lokasi tujuan.
Hingga berita ini diturunkan, jembatan belum dapat dilalui kendaraan, dan warga berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat terkait perbaikan akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian tersebut. (*)






