Pasca Kerusuhan di PT. Prima Alumga, Polda Lampung Terjunkan 62 Personel Gabungan

- Editor

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Mesuji – Pasca insiden pengrusakan di kawasan Ceria Estate PT. Prima Alumga, Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur, Polda Lampung bersama TNI dan unsur terkait meningkatkan patroli serta pendekatan persuasif guna menciptakan rasa aman dan mencegah kejadian serupa terulang.  

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, memastikan situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan keamanan di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah fasilitas perusahaan mengalami kerusakan,” ujar Yuyun, Kamis (6/2).

Berdasarkan laporan awal, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, saat seorang karyawan pos jaga melihat tiga hingga empat klotok bersandar di dermaga perusahaan.

Tak lama berselang, sekitar 40 hingga 50 orang dengan wajah tertutup turun dan langsung melakukan perusakan terhadap fasilitas perusahaan.

Fasilitas yang rusak meliputi enam mess karyawan yang dirusak dan dibakar, dua mess manajer dengan jendela pecah, serta satu kantor estate yang mengalami hal serupa.

Selain itu, satu unit traktor dibakar dan mobil patroli perusahaan rusak akibat pecah kaca.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polda Lampung telah mengerahkan total 62 personel gabungan yang berjaga dan siaga di lokasi kejadian.

Berikut rincian personel yang diturunkan :

1. 25 personel dari Polres Mesuji,

2. 15 personel Sabhara dalam posisi siaga,

3. 10 personel Reskrim,

4. 12 personel jajaran Intel Polres bersama Polsek Mesuji Timur.

Petugas difokuskan pada dua lokasi utama, yakni area mess karyawan di sekitar Kantor Pusat PT. Prima Alumga dan depan Kantor PT. Prima Alumga, untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan.

Polda Lampung dan Polres Mesuji kini tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi anarkis ini.

“Polda Lampung berkomitmen menindak tegas segala bentuk tindakan yang melanggar hukum. Kami pastikan kasus ditangani secara profesional,” tegas Yuyun.

Selain langkah hukum, kepolisian juga mengintensifkan patroli gabungan dengan TNI dan unsur terkait guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mesuji.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian,” pungkasnya.

Dengan kondisi yang berangsur kondusif, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas seperti biasa tanpa rasa khawatir. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Polres Tubaba Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Pelaku Diringkus
Polresta Bandar Lampung Amankan 2 Mobil Pikup dan 3 Ton BBM Subsidi di Tanjung Bintang, 3 Orang Diperiksa!
Viral Penipuan 100 Dus Tepung Ketan Rp32 Juta, Truk dari Tangerang ke Lampung Ditemukan Kosong
GRAK Lampung Sebut Klarifikasi Karutan Sukadana Bentuk Pembodohan Publik, Tantang Buka Data Anggaran Makanan Napi Secara Terbuka
Dituding Miring Soal Anggaran Makanan Napi, Karutan Sukadana Akhirnya Buka Suara
Usai Ringkus 3 Penadah, Polsek Wonosobo Tembak Pelaku Utama Curanmor di Tanggamus
Enam Kebakaran Hantam Pringsewu dalam Sehari, Kerugian Tembus Ratusan Juta!
Aktivitas Erupsi Meningkat Tajam, Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat!
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Polres Tubaba Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Pelaku Diringkus

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Polresta Bandar Lampung Amankan 2 Mobil Pikup dan 3 Ton BBM Subsidi di Tanjung Bintang, 3 Orang Diperiksa!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Viral Penipuan 100 Dus Tepung Ketan Rp32 Juta, Truk dari Tangerang ke Lampung Ditemukan Kosong

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:38 WIB

GRAK Lampung Sebut Klarifikasi Karutan Sukadana Bentuk Pembodohan Publik, Tantang Buka Data Anggaran Makanan Napi Secara Terbuka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Dituding Miring Soal Anggaran Makanan Napi, Karutan Sukadana Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru